
Ternyata kehidupan yang sukses itu terdiri dari “to live, to love, to learn dan to God in our heart.
To live adalah memenuhi kebutuhan sebagai manusia seperti makan, minum dsb
Namun itu belum cukup. Kita perlu to love, artinya dapat menjadi kontribusi bagi orang lain. Kita perlu menanamkan kebaikan yang menjadi berguna bagi orang lain dan diri sendiri. Karena to love menghidupkan semua yang telah mati dalam diri kita.
Itu juga belum cukup.
Untuk menjadi manusia yang berkualitas kita juga perlu to learn artinya mengembangkan diri dengan terus belajar, baik secara fisik, intelektual maupun spiritual
Itu juga belum cukup, sebagai makhluk Tuhan, segala upaya yang kita lakukan harus ditujukan untuk pengabdian kita kepada Sang Khalik yaitu ALLAH SWT.
Nah, ketika kita hanya to live saja, kita baru menjadi setengah manusia. Bisa jadi, to live yang tidak dilandasi oleh to love akan menjadikan manusia-manusia egois, kemudian setelah to love masuk ke hati dan pikirin kita, baru kita mampu menyerap semua pelajaran dari semua aspek kehidupan, nahh,,, dari semua yang kita lakukan itu, atas kehendak Allah SWT jadi hal yang paling akhir kita lakukan adalah mengabdi kepada Nya.
Baca selengkapnya Memorial Halimah: Januari 2009
Itu juga belum cukup, sebagai makhluk Tuhan, segala upaya yang kita lakukan harus ditujukan untuk pengabdian kita kepada Sang Khalik yaitu ALLAH SWT.
Nah, ketika kita hanya to live saja, kita baru menjadi setengah manusia. Bisa jadi, to live yang tidak dilandasi oleh to love akan menjadikan manusia-manusia egois, kemudian setelah to love masuk ke hati dan pikirin kita, baru kita mampu menyerap semua pelajaran dari semua aspek kehidupan, nahh,,, dari semua yang kita lakukan itu, atas kehendak Allah SWT jadi hal yang paling akhir kita lakukan adalah mengabdi kepada Nya.


.jpg)
